Wisata Candi Gedong Songo, Pesona Hijau Yang Memukau

Objek wisata Candi Gedong Songo merupakan salah satu candi peninggalan Kerajaan bercorak Hindu. Terletak di desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.  Persis di lereng Gunung Ungaran yang memiliki ketinggian 1200 MDPL.

Dalam bahasa Jawa, Candi Gedong Songo memiliki arti 9 tempat atau 9 bangunan. Sembilan candi ini tersebar di bukit-bukit dengan jarak kurang lebih 2 km. Lantas, hal apa saja yang patut Candi Gedong Songo ini kita jadikan tujuan wisata? Mari kita simak ya teman.

AKSES MENUJU WISATA CANDI GEDONG SONGO YANG MUDAH

Lokasi wisata Candi Gedong Songo yang terletak di dataran tinggi tepatnya di lereng Gunung Ungaran, tentu saja membuat candi ini memiliki suasana yang berbeda dengan candi lainnya. Pengunjung dimanjakan dengan udara yang begitu segar dengan pemandangan nan hijau yang dapat melepaskan penat si pengunjungnya.

Tenang saja, meskipun wisata Candi Gedong Songo terletak di lereng gunung, aksesnya mudah kok. Kenapa? Karena apabila pengunjung menggunakan kendaraan roda 2 atau 4, lokasi parkir tidak begitu jauh dari lokasi wisata.

Akses ke tempat wisata sedikit menanjak, namun hal itu dapat terbayarkan dengan pemandangan yang tak kalah menarik dari tempat lain. Dari parkir kendaraan kalian cukup jalan 10 menit untuk sampai ke lokasi.

BERKUDA MENGELILINGI 9 CANDI DI WISATA CANDI GEDONG SONGO

Karena lokasi 9 candi berjarak cukup jauh dan berada di atas bukit, fasilitas berkuda ini tidak boleh kalian lewatkan. Pengalaman berkuda di atas bukit dengan sisi lembah tentu akan mengasah nyali kita.

Meskipun berkuda ini dipandu oleh pawangnya, namun tetap akan menguji nyali kita. Terlebih hanya menggunakan peralatan yang sederhana, seperti sabuk yang di ikat dikepala kuda untuk kita pegangi.

Wisata Candi Gedong Songo

Tapi tenang saja, berkuda ini aman kok. Sang pawang akan memandu hingga ke lokasi 9 candi. Karena memang tempat ini terletak di lereng gunung, maka kalian akan disuguhkan dengan pemandangan hijau yang akan menambah rasa kagum kalian.

Meskipun pengunjung begitu banyak, kuda yang disewakan juga mencukupi dengan jumlah pengunjung. Jadi tidak perlu khawatir akan mengantri Panjang. Pawang kuda juga tidak pelit ilmu, di perjalanan dari candi satu ke candi yang lane kalian akan sedikit dijelaskan asal muasal Candi Gedong Songo.

Harga untuk penyewaan kuda dengan mengelilingi 9 candi Rp. 100.000/orang (Juni 2018).

SPOT FOTO YANG INSTAGRAMABLE

Pemandangan lembah dan bukit yang begitu hijau nan asri didukung dengan udara yang sejuk akan menambah rasa nyaman kalian, saat wisata ke Candi Gedong Songo. Kalian bisa mengabadikan suasana tersebut. Untuk sekedar kalian simpan pribadi atau kalian bagikan ke sosial media yang dapat menambah pengetahuan teman kalian.

Selain pemandangan yang hijau, kalian juga dapat menikmati fasilitas lane. Seperti Ayana yang digunakan untuk foto dengan 35 spot yang berbeda. Tarif Ayana yang harus dibayar adalah Rp. 10.000 untuk anak-anak dan Rp. 35.000 untuk orang dewasa. Namun untuk menikmati Ayana ini, diberikan batas waktu, mengingat antre pengunjung masuk Ayana ini cukup banyak.

TEMPAT YANG BERSIH DAN SEJUK

Meskipun terdapat fasilitas berkuda, namun tempat ini termasuk bersih. Sang pemandu selalu membawa sapu lidi untuk membersihkan kotoran kuda. Awalnya, saya berpikir sapu tersebut cambuk untuk kuda agar dapat berlari dengan kencang. Namun ternyata, sapu lidi tersebut digunakan untuk membersihkan kotoran yang mungkin berserakan di jalur untuk berkuda.

Aroma kotoran kuda pun tidak ada, sehingga tempat ini memang begitu nyaman. Pohon di titik untuk lesehan pun banyak. Sehingga jika kalian hanya untuk sekedar ingin duduk menikmati keindahan Sang Pencipta, tidak perlu takut akan panas.

Kalian akan mendapatkan tempat ini dengan 2 kata, bersih dan sejuk. Rumput untuk duduk lesehan pun juga bersih. Apabila kalian ingin menikmati alam, namun tidak ingin terlalu repot naik gunung, Candi Gedong Songo pantas masuk daftar tujuan wisata kalian.

Nah, bagaimana tentang Candi Gedong Songo? Menarik bukan untuk kalian jadikan tujuan wisata bareng keluarga, pacar, ataupun sahabat.

Infomasi untuk kalian yang ingin bermalam, di daerah Candi banyak terdapat Villa, Guest House, ataupun Home Stay.

Baca juga tentang Ubud.

Wisata di Ubud, Ke mana aja?

Di balik ramainya Kota Bali yang identik dengan kemewahan dan dunia malam, siapa menyangka bahwa Bali mempunyai tempat yang bisa memanjakan pikiran. Dengan suasana alam yang disuguhi pemandangan hijau yang menyegarkan mata yang berlokasi di Ubud. Ubud terletak di Kabupaten Gianyar, Pulau Bali. Berikut merupakan hal yang menarik dan patut diperhitungkan mengapa anda harus mengunjungi Ubud. Berikut list nya

Tarian Kecak Ramaya dan Tarian Api

Sejak kini Ubud terkenal dengan kota wisata adat. Terletak di antara swah dan hutan yang terletak diantara jurang-jurang gunung yang membuat pembandangan Ubud sangat menarik perhatian. Ubud dengan seni budaya memang tidak bisa dipisahkan, karena memang Ubud adalah tempat berkembangnya kebudayaan di Bali yang cukup pesat. Hal itu ditandai dengan banyaknya Museum dan acara-acara kesenian yang berlangsung per minggu sekali seperti Pagelaran Tari kecak Ramayana dan Tarian Api yang banyak ditemukan ditempat ini. Hanya dengan merogoh Rp. 100.000 pengunjung dapat menikmati Tarian Kecak ini selama kurang lebih 1 jam. Pengunjung dapat menjumpai pagelaran Tari tersebut di Pura Dalem Ubud. Dengan jam tayang pukul 19.30 pengunjung dapat menyaksikan pagelaran tari tersebut secara langsung. Tidak hanya melihat pertunjukan tari, pengunjung juga dapat merekam ataupun mengambil momen dengan sang penari secara langsung. Pagelaran tari tersebut berada ditempat terbuka yang saya sebut sebagai pendopo.

Wisata Ubud

Tidak hanya pertunjukan seni budaya saja yang terkenal di tempat ini, namun Ubud juga cukup memanjakan pengunjung dengan wisata alamnya, seperti Air Terjun, jelajah desa Ubud, Perbukitan, dll. Tidak jauh dari tempat pagelaran tari tradisional, terdapat air terjun yang masih asri yang dapat pengunjung nikmati. Yaitu Air Terjun Tegunungan atau Tegunungan Water Fall. Akses tempat ini cukup melelahkan dengan kita harus menuruni tangga sekitar 500 anak tangga namun pemandangan dan derasnya air terjun ini akan mengobati perjalanan pengunjung. Air yang masih bersih dan tempat yang tidak begitu ramai sehingga keasrian dan kebersihan masih sangat terjaga. Pengunjung juga diperbolehkan untuk berenang atau hanya sekedar bermain air di lokasi tersebut. Uniknya, disungai bagian atas air terjun terdapat batu besar yang diatasnya disusun batu batu kecil membentuk seperti “piramida mini.” Untuk dapat masuk kelokasi ini pengunjung diharuskan untuk membayar tiket masuk sebesar Rp. 15.000 dengan Rp.5000 untuk parker dan masuk lokasi wisata dan Rp. 10.000 untuk mengambil foto disungai bagian atas air terjun.

wisata ubud

Selain air terjun, terdapat lokasi wisata bernama “Bukit Campuhan”. Bukit ini menyajikan pemandangan bernuansa hijau dengan dikelilingi padang ilalang dipinggirnya, sehingga pengunjung dapat menikmati tempat ini hanya untuk berjalan jalan atau hanya duduk berfoto. Dengan udara yang cukup segar dan tentunya bersih ini pengunjung dapat menikmati perjalanan bersama keluarga ataupun rekan kantor.

Penginapan Ubud, Gianyar

wisata ubud

Satu hal penting yang patut anda perhitungkan saat perjalanan anda adalah pemilihan tempat penginapan yang nyaman. Berada di Ubud ini tentu anda tidak harus dibingungkan dengan penginapan seperti apa yang harus dipilih. Jika anda memilih tempat dengan suasana alam lengkap dengan fasilitas infinity pool , merupakan kolam renang pemandangan langsung kea lam, sehingga ketika anda berenang, anda akan memiliki rasa menyatu dengan alam. Alam yang dimaksudkan adalah sawah maupun perbukitan. Di Ubud ini, anda dapat menemukan penginapan dengan infinity pool, sangatlah banyak dengan kisaran harga Rp. 800.000 – Rp. 20.000.000.

Nah, sekian pembahasan saya tentang tempat-tempat menarik yang berada di Ubud, semoga bisa bermanfaat untuk pembaca. Lalu bagaimana sih dengan kulineran yang berada di Ubud? Langsung simak saja di part 2 ya.